Super Kawaii Cute Cat Kaoani

Kamis, 10 Mei 2018

TUGAS 6


KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MASING SEKTOR ( PERTANIAN, INDUSTRI, JASA )

A.  PERTANIAN

1.    KELEBIHAN

a)    Terciptanya kestabilan ekonomi Indonesia dengan adanya REPELITA.
b)   Berkembangnya kemampuan petani dalam hal pengolahan lahan maupun produksi bahan pangan menjadi lebih modern.
c)    Terjadinya peningkatan produksi hasil pertanian yang menjadikan Indonesia berhasil bangkit dari masalah kebutuhan pangan dengan menciptakan swasembada pangan.
d)   Terciptanya kualitas sumber daya manusia yang lebih kompeten dan menghasilkan

2.    KEKURANGAN
a)  Timbulnya kesulitan untuk mengatasi dampak dari kemajuan pengolahan tanaman yang lebih modern
b)  Petani menjadi tertinggal kerena kurangnya penyuluhan pertaniankepada para petani
c) Terjadi keterbelakangan subsektor selain pangan dikarenakan pemerintah lebih mengutamakan kemajuan dalam produksi tanaman pangan

B.  INDUSTRI

1.    KELEBIHAN

a)    Akan memunculkan potensi yang dimiliki tiap-tiap daerah
Adanya pembangunan di enam koridor ekonomi akan menggali potensi-potensi yang dimiliki tiap-tiap koridor tersebut dan akan memaksimalkannya. Misal di pulau Sumatera akan memaksimalkan potensi sebagai sentra  produksi dan pengolahan hasil bumi dan lumbung energi nasional. Begitu pula dengan pulau Kalimantan dapat memaksimalkan potensi sebagai pusat produksi dan pengolahan hasil tambang dan lumbung energi nasional, Papua-Maluku sebagai pengolahan sumber daya alam yang melimpah dan SDM yang sejahtera, Bali-Nusa Tenggara sebagai pintu gerbang pariwisata dan pendukung pangan nasional, Jawa sebagai pendorong industri dan jasa Nasional, serta Pulau Sulawesi sebagai pusat produksi dan pengolahan hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan nasional.

b)   Memperluas pertumbuhan dengan menghubungkan daerah tertinggal dengan pusat pertumbuhan.
Dengan adanya pembangunan di enam koridor akan memperluas proses pertumbuhan di berbagai daerah. Pembangunan tidak hanya terjadi di pusat kota saja melainkan di seluruh kota termasuk daerah tertinggal. Dengan adanya pembangunan di enam koridor akan mempercepat dan memperluas pertumbuhan ekonomi dan menjadikan pembangunan yang merata di tiap-tiap daerah.

c)    Menghubungkan daerah terpencil dengan infrastruktur & pelayanan dasar dalam menyebarkan manfaat pembangunan secara luas.
Pembangunan yang telah merata di tiap-tiap wilayah akan mempermudah pembangunan sarana infrastruktur yang baik. Seperti di daerah timur Indonesia yang sampai saat ini infrastruktur disana kurang memadai, nantinya dengan adanya pembangunan di enam koridor akan membawa dampak positif bagi daerah-daerah yang dulunya masih tertinggal sebagai contoh jalan raya yang baik, pemenuhan kebutuhan listrik, dan sarana prasarana yang lainnya.

d)    Memperluas lapangan kerja
Pembangunan di enam koridor ini akan mendatangkan banyak investor baik domestik maupun asing. Dengan begitu maka akan membuka lapangan kerja sehingga akan mengurangi jumlah pengangguran yang ada di Indonesia.

e)     Meningkatkan pendapatan daerah yang berujung pula pada  meningkatnya pendapatan nasional.
Karena tiap daerah dapat memaksimalkan potensi yang ada di wilayahnya, maka pendapatan daerah akan naik, apabila pendapatan daerah mengalami kenaikan, maka kenaikan juga akan terjadi pada pendapatan nasional. Dengan adanya MP3EI, pendapatan regional domestik bruto (PRDB) diperkirakan akan meningkat hingga empat kali lipat yakni dari US$555 miliar di tahun 2010 menjadi US$1,09 triliun di tahun 2015 dan US$2,16 triliun di tahun 2030.

2.    KEKURANGAN

a)    Dapat mengakibatkan eksploitasi sumber daya alam
Dengan adanya pemaksimalan potensi di tiap-tiap wilayah maka yang akan terjadi adalah pemanfaatan sumber daya alam secara besar-besaran yang dalam artian bahwa akan terjadi eksploitasi alam karena tiap wilayah berlomba-lomba untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari potensi yang dimiliki. Akibatnya akan berdampak buruk bagi alam sekitar, misalnya eksploitasi hasil tambang, hal tersebut akan merusak daerah yang menjadi tempat galian tambang emas dan akan sulit untuk di perbaharui kembali seperti semula.

b)   Kalahnya investor domestik dengan inverstor asing
Tidak menutup kemungkinan bahwa pembangunan di enam koridor ini akan mendatangkan investor-investor asing. Kita tahu bahwa sumber daya manusia yang di miliki indonesia masih agak kurang memadai untuk berdiri sendiri mengelola potensi-potensi alamnya. Seperi contoh di papua, pertambangan emas telah dikuasai investor asing untuk mengelolanya karena keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi di Indonesia. Selain itu, Pemerintah daerah tentunya akan lebih senang jika proyek pembangunan dipegang oleh investor asing karena pasti investor asing akan berani membayar mahal untuk mendapatkan hasil alam misalnya bijih emas. Untuk itu perlu disiasati bagaimana agar investor domestik dapat bersaing dengan investor asing.

C.   JASA

1.    KELEBIHAN
      Dapat meraih keuntungan tinggi dengan frekuensi aktivitas yang lebih sering 

2.    KEKURANGAN
       Pada pasar persaingan sempurna, tiap orang akan berkompetisi untuk menurunkan harga serendah mungkin, hal ini karena elastisitas permintaan yang tinggi, atau saat harga berubah sedikit maka permintaan akan berubah drastis


          Pendapat saya tentang pembangunan yang hanya mengejar pertumbuhan tapi tidak menghiraukan kelestarian lingkungan akan berdampak buruk dimasa yang akan datang. Mungkin pembangunan bagus bagi masyarakat, tetapi kalau tidak memikirkan dampak yang akan terjadi dari lingkungan sama saja bohong. Jika ingin melakukan pembangunan alangkah baiknya kita juga melakukan pelestarian lingkungan agar tidak menimbulkan dampak yang tidak kita inginkan dan akan berbuah dampak yang baik dimasa yang akan datang.


FAKTOR-FAKTOR PENDORONG INDRUSTRIALISASI

A.  KONDISI DAN STRUKTUR AWAL EKONOMI DALAM NEGERI
Suatu Negara yang pada awal pembangunan ekonomi atau industrialisasinya sudah memiliki industri-industri primer atau hulu seperti besi dan baja, semen, petrokimia, dan industri-industri tengah(Antara hulu dan hilir), seperti industri barang modal ( mesin ) dan alat-alat produksi yang relatif kuatakan mengalami proses industrialisasi yang lebih pesat dibandingkan Negara yang hanya memiliki industri-industri hilir atau ringan.
B.   BESARNYA PASAR DALAM NEGERI YANG DITENTUKAN OLEH KOMBINASI ANTARA JUMLAH POPULASI DAN TINGKAT PN RIIL PER KAPITA
Pasar dalam negeri yang besar, seperti Indonesia dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta orang merupakan salah satu faktor perangsang bagi pertumbuhan kegiatan-kegaiatan ekonomi, termasuk industri, karena pasar yang besar menjamin adanya skala ekonomis dan efisiensi dalam proses produksi(dengan asumsi bahwa faktor-faktor penentu lainnya mendukung). Jika pasar domestic kecil, maka ekspor merupakan alternatif satu” nya untuk mencapai produksi optimal.
C.   CIRI INDUSTRIALISASI
Yang dimaksud disini adalah antara lain cara pelaksanaan industrialisasi, seperti misalnya tahapan dari dari implementasi, jenis industri yang diunggulkan, pola pembangunan sektor industri, dan insentif yang diberikan, termasuk insentif kepada investor. 
D.  KEBERADAAN SDA
Ada kecenderungan bahwa Negara-negara yang kaya SDA, tingkat diversifikasi dan laju pertumbuhan ekonominya relatif lebih rendah, dan Negara tersebut cenderung tidak atau terlembat melakukan industrialisasi atau prosesnya berjalan relatif lebih lambat dibandingkan Negara-negara yang miskin SDA. 
E.   KEBIJAKAN STRATEGI PEMERINTAH
Pola industrialisasi di Negara yang menerapkan kebijakan subtitusi impor dan kebijakan perdagangan luar negeri yang protektif(seperti Indonesia terutama selama pemerintahan Orde Baru hingga krisis terjadi) berbeda dengan di Negara yang menerapkan kebijakan promosi ekspor dalam mendukung industrinya.

PENGERTIAN DARI
A.  KEMITRAAN
Kemitraan sebagaimana dimaksud UU No. 9 Tahun 1995, adalahkerjasama antara usaha kecil dengan usaha menengah atau dengan usahabesar disertai pembinaan dan pengembangan oleh usaha menengah atauusaha besar dengan prinsif saling memerlukan, saling memperkuat dansaling menguntungkan
B.      KEAGENAN
Adalah hubungan hukum antara pemegang merk ( Principal ) dan suatu perusahaan dalam penunjukkan untuk melakukan perakitan/pembuatan/manufaktur serta penjualan/distribusi barang modal atau produk industri tertentu.

C.  WARALABA
Waralaba jika dalam bahasa Inggris yaitu dari kata “Franchising” dan jika dalam bahasa Francis yaitu “Franchise”, Merupakan hubungan bisnis atau usaha antara pemilik merek, produk maupun sistem operasioal dengan pihak kedua yang berupa pemberian izin dari pemakaian merek, produk dan sistem operasional dalam jangka waktu yang telah di tentukan sebelumnya

D.  SUB KONTRAK
Adalah pengaturan dimana kontrak bisnis satu pihak sebagian atau seluruh bagiannya dikontrakkan lagi ke pihak yang lain. Bisnis sering kali men-subkontrakkan jika mereka kurang memiliki keahlian atau sumber daya untuk menyelesaikan sebuah proyek.




Referensi



Sabtu, 05 Mei 2018

TUGAS 5

     Didalam era globalisasi teori perdagangan internasional masih sangat dibutuhkan. Karena diera globalisasi atau kebebasan,dimana setiap Negara didalam melakukan perdagangan tidak lagi dibatasi oleh batas teritori,maka kita dituntut untuk mampu berkompetisi dan berinovasi agar dapat bertahan dan tidak terpuruk dalam era globalisasi dan salah satu teori perdagangan internasional yang perlu kita terapkan adalah dari:

     1. Adam Smith (teori keunggulan mutlak)
          Negara akan memperoleh keunggulan mutlak, dikarenakan Negara tersebut mampu memproduksi barang dan jasa dengan biaya lebih rendah dari Negara lain.maupun terori dari.

     2. Ricardian (kelebihan komparatif)
          Negara mengkhususkan dalam memproduksi apa yang mereka paling baik produksi.

     Dari kedua teori diatas kita akan gabungkan,bahwa kita akan memproduksi barang dan jasa dengan biaya relative rendah,tapi dengan kualitas baik dan benar-benar mempunyai keunggulan baik kualitas maupun kuantitas.insyaallah kita akan bisa bersaing dan bertahan di Era Globalisasi ini.

     Mata uang USD hingga saat ini jadi standar pembayaran internasional dikarena pada akhir perang dunia ke-2, negara Eropa dan dunia mengalami kehancururan dan Amerika Serikat yang tidak ikut jatuh miskin memutuskan untuk membantu negara-negara tersebut dalam bentuk memberikan hutang atau pinjaman. Pinjaman tersebut dalam bentuk mata uang dolar. Dan sebagai jaminannya, negara-negara yang mau hutang harus menyerahkan emas kepada Amerika Serikat. Dengan begitu otomatis Amerika hampir menguasai emas seluruh dunia. Secara praktis, pasti dong jadilah dolar yang disokong emas dan dolar pula lah yang saat itu dipercaya sebagai mata uang. Dan untuk menjadi mata uang internasional dibutuhkan pemilik yang kuat,dan hingga saat ini saya rasa hanya Amerika serikat dengan US Dolarnya lah yang merupakan Negara Terkuat, Stabilitas Politik, Ekonomi dan Keamanannya terjaga walaupun Ekonominya mulai diimbangi Tiongkok, tapi tidak semudah itu menggeser US Dolar karena jika hanya Kuat Mata Uangnya saja tanpa diimbangi kondisi Negara yang Stabil, semua akan sia-sia.Karena menjadi Mata Uang internasional dibutuhkan Kepercayaan Dunia, agar Dunia mau menggunakannya, itulah menurut saya mengapa sampai kini US Dolar masih jadi alat pembayaran internasional.

     Mata uang Euro Bisa menggantikan Us Dolar karena secara Ekonomi Euro bisa saja menggantikan Dolar, karena Euro memiliki kapasitas yang cukup besar dalam siklus perdagangan, investasi, dan perekonomian internasional. Secara internal nilai tukar Euro yang begitu kuat setidaknya mampu mendorong investor untuk memperbanyak investasinya derta keberhasilan cost and benefit Euro pun telah banyak dirasakan oleh beberapa anggotanya, meskipun diantaranya masih harus menyesuaikan. Dan secara Politis saya rasa masih cukup meragukan bahwa Euro mampu menjadi mata uang alternatif mengantikan US Dolar, dikarena mencari mata uang alternatif bukan hanya mengacu pada pertimbangan ekonomis, namun factor Politis akan tetap menjadi kekuatan dan legalitas dalam hubungan ekonomi politis. Dalam teori keuangan internasional uang tidak hanya dianggap sebagai alat tukar dalam kepentingan ekonomi semata, namun sebagai alat untuk membentuk hegemoni, untuk mengendalikan interaksi struktur-struktur politik. Dalam hal ini yang diperlukan adalah Political will dari negara/komunitas pemilik mata uang.

    Setelah membahas tentang USD dan Euro, selanjutnya kita akan membahas tentang Rupiah. Pendapat saya tentang Rupiah, untuk jangka pendek mungkin Rupiah belum bisa berbuat apa-apa,tapi tidak menutup kemungkinan kelak Rupiah bisa menjadi mata uang dunia, asalkan ada peningkatan dan kestabilan kesejahteraan ekonomi serta didukung oleh kemajuan negara dan SDM yang ada di dalamnya.dan  semua itu bisa terlaksana jika ada komitmen dan dukungan dari semua komponen Bangsa.

     Jika cadangan devisa suatu negara itu besar, maka kondisi perekonomian negara tersebut kondusif dan stabil. Pada tahun 2011 Indonesia menempati urutan ke 4 dari negara-negara di Asia Tenggara (ASEAN) dalam hal cadangan devisa. Angka itu cukup aman untuk menopang  fluktuasi perekonomian global. Namun, cadangan devisa Indonesia bukan berarti apa-apa jika dibandingkan negara maju lainnya.

     Kegiatan ekspor sepertinya sudah menjadi keharusan bagi setiap negara. Dengan mereka melakukan ekspor, maka bertambahlah devisa bagi negara pengekspor tersebut. Memiliki banyak devisa negara merasa diuntungkan. Hal itu dikarenakan devisa menjadi salah satu sumber pendapatan bagi negara. Devisa ini dapat berbentuk emas, valuta asing, dan surat berharga yang berlaku secara internasional.
     Devisa memiliki beberapa manfaat bagi negara, antara lain sebagai berikut:

     1. Proses pembelian barang dan jasa
          Devisa ini dapat digunakan sebagai alat pembayaran dalam perdagangan internasional. Alat pembayaran yang digunakan pastilah bukan mata uang lokal, tapi mata uang yang telah diakui sebagai alat pembayaran internasional.

     2. Membayar hutang
          Untuk membayar hutang beserta bunganya haruslah menggunakan devisa. Devisa itu dapat berbentuk emas, valuta asing, dan surat berharga yang diakui secara internasional.

     3. Membiayai kegiatan perdagangan yang berhubungan dengan negara lain
          Dalam hal ini devisa berguna sebagai modal dan pembiayaan terhadap seluruh kegiatan perdagangan yang harus berhubungan dengan luar negeri.

     4. Membiayai kegiatan kenegaraan di luar negeri
          Biaya kegiatan kenegaraan resmi yang diadakan di luar negeri semuanya ditanggung oleh negara. Kegiatan kenegaraan yang dibiayai oleh negara menggunakan devisa seperti kunjungan kerja pejabat negara, kegiatan kompetisi, dan seminar internasional yang diadakan di luar negeri.

     5. Pembiayaan terhadap perwakilan dari negara di luar negeri
          Negara menjamin kehidupan dan biaya hidup para perwakilan negara yang ditempatkan di luar negeri. Selain itu, negara juga membiayai kegiatan yang dilakukan perwakilan negara selama bertugas.

      6. Alat ukur perkembangan ekonomi
           Semakin banyak dan tinggi cadangan devisa yang dimiliki maka semakin meningkat dan bertambah baik pula pertumbuhan ekonominya.

     7. Sebagai penggerak roda ekonomi
          Devisa merupakan salah satu faktor penting yang dapat menggerakkan roda ekonomi suatu negara, terutama ekonomi internasional suatu negara. Dengan manfaat devisa, maka segala proses ekspor impor, penyediaan jasa, serta berbagai macam kegiatan ekonomi yang berhubungan dengan dunia internasional dan negara-negara sahabat akan menjadi lebih lancar, dan dapat memberikan manfaat penting di bidang ekonomi.



Referensi :

https://bopeng45blog.wordpress.com/2016/07/03/soal-dan-jawaban-perdagangan-internasional/

https://ahmadsamsul.wordpress.com/2015/05/14/devisa/

https://www.beyondindonesia.com/manfaat-devisa-bagi-negara/

Jumat, 30 Maret 2018

TUGAS 4

          Pengangguran atau tuna karya adalah istilah yang diberikan untuk orang yang sama sekali tidak bekerja, sedang mencari pekerjaan, bekerja kurang dari 2 hari dalam seminggu atau orang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Penyebab umum pengangguran yaitu karena jumlah angkatan kerja atau orang yang sedang mencari pekerjaan tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada. Pengangguran dapat mengakibatkan masalah dalam perekonomian, karena dengan adanya pengangguran maka produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga timbul masalah kemiskinan dan masalah sosial yang lainnya. 

Berdasarkan ciri-cirinya, pengangguran dikelompokkan menjadi :
  1. Pengangguran Terbuka
      Adalah pengangguran yang terjadi akibat lowongan pekerjaan memiliki jumlah yang rendah dan bertambahnya tenaga kerja. 
  2. Pengangguran Tersembunyi 
      Adalah pengangguran yang terjadi akibat kelebihan tenaga kerja yang digunakan. Contohnya keluarga petani yang memiliki anggota banyak namun hanya mengolah tanah dengan luas tanah yang kecil. 
  3. Pengangguran Musiman 
      Adalah pengangguran yang terjadi karena faktor iklim yang biasa terjadi pada sektor pertanian dan perikanan.
  4. Pengangguran Menganggur 
      Adalah Pengangguran yang hanya bekerja 1-2 hari dalam seminggu atau 1-4 jam sehari.

          Perdagangan Internasional adalah seperti perdagangan umum lainnya yaitu sebuah kegiatan tukar menukar barang atau jasa dalam memenuhi kebutuhan bersama di lingkup internasional. 
Hambatan-Hambatan dalam Perdagangan internasional : 
  1. Hambatan Faktor Eksternal 
      a. Kepercayaan Antara Eksportir Importir. 
      b. Pemasaran. 
      c. Sistem Kuota dan Kondisi Hubungan Perdagangan dengan Negara Lain. 
      d. Keterkaitan dalam Keanggotaan Organisasi Internasional. 
      e. Kurangnya Pemahaman akan Tersedianya Kemudahan-Kemudahan Internasional. 
  2. Hambatan Faktor Internal 
      a. Persiapan Teknis. 
      b. Kemampuan dan Pemahaman Transaksi Luar Negeri.
      c. Pembiayaan. 
      d. Kekurangsempurnaan dalam Mempersiapkan Barang. 
      e. Kebijaksanaan dalam Pelaksanaan Ekspor Impor 

Perbedaan antara Neraca Pembayaran dan Perdagangan Defisit & Surplus
  1. Neraca Pembayaran dan Perdagangan Defisit
      Neraca pembayaran dan perdagangan defisit adalah neraca pembayaran yang menunjukkan jumlah transaksi pembayaran luar negeri (disebut transaksi debet) lebih besar dibandingkan transaksi penerimaan dari luar negeri (disebut transaksi kredit).

  2.Neraca Pembayaran dan Perdagangan Surplus
      Neraca pembayaran dan perdagangan surplus adalah neraca pembayaran yang menunjukkan jumlah transaksi debet lebih kecil dibandingkan transaksi kredit.


REFERENSI

TUGAS 3



Pertumbuhan Ekonomi ialah sebagai “kenaikan jangka panjang dalam kemampuan suatu negara untuk menyediakan semakin banyak jenis barang-barang ekonomi kepada penduduknya; kemampuan ini tumbuh sesuai dengan suatu kemajuan tekonologi, dan penyesuaian kelembagaan dan ideologis yang diperlukannya.

Pendapatan Nasional merupakan seluruh pendapatan yang diterima oleh seluruh anggota masyarakat atau seluruh rumah tangga keluarga (RTK) dalam suatu negara dalam kurun waktu tertentu, biasanya dalam waktu satu tahun.

Faktor-faktor yang mempengaruhi Pendapatan Nasional
1.    kualitas sdm
2.    keadaan sumber saya alam
3.    ketersediaan modal
4.    stabilitas dan kebijakan yang mantap
5.    kesejahteraan masyarakat

     Ukuran kemakmuran negara maju dengan negara berkembang berbeda. Yang menentukan negara itu makmur yaitu apabila pendapatan nasional juga tinggi. Namun, pendapatan nasional juga bukan satu-satunya penentu negara itu makmur atau tidak. Kemakmuran juga bisa tercipta dari sumber daya alam yang melimpah / tinggi, jika kita mau memanfaatkan dan mengolah sumber daya alam yang ada di sekitar. Dan jika suatu negara sudah makmur maka hal tersebut bisa menjamin kesejahteraan penduduk karena kesejahteraan penduduk merupakan cerminan dari negara makmur.

Referensi


TUGAS 2


SISTEM EKONOMI

Pengertian
     Yang dimaksud sistem ekonomi adalah suatu cara untuk mengatur dan mengorganisasi segala aktivitas ekonomi dalam masyarakat baik yang dilakukan oleh pemerintah atau swasta berdasarkan prinsip tertentu dalam rangka mencapai kemakmuran atau kesejahteraan.

Ada 5 macam sistem ekonomi
1. SISTEM EKONOMI TRADISIONAL
   Masyarakat yang mempunyai sistem ekonomi tradisional adalah masyarakat yang belum ada pembagian kerja, cara mendapatkan barang barter ( natura ), belum mengenal uang sebagai alat pembayaran,produksi dan distribusi terbentuk karena tradisi dan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri/masyarakat.
2.  SISTEM EKONOMI LIBERAL
    Sistem ekonomi liberal adalah suatu sistem dimana negara memberi kebebasan kepada setiap orang untuk mengandakan kegiatan ekonomi. Sistem ini berdasarkan pada teori yang dikemukakan oleh ADAM SMITH ( 1723-1790 ) dalam bukunya yang berjudul “The Wealth of Nations”,  yang diterbitkan pada tahun 1776, denganajaran pokoknya memberikan kebebasan perseorangan di setiap sektor ekonomi
3. SISTEM EKONOMI TERPUSAT/SOSIALIS
   Sistem ini merupakan sistem dimana seluruh kebijakan perekonomian ditentukan oleh pemerintah sedangkan masyarakat hanya menjalankan peraturan yang ditentukan. Sistem ekonomi ini berdasarkan pada teori yang dikemukakan oleh KARL MARX dalam bukunya yang berjudul “Das Kapita”l pada tahun 1867. Sistem ini bersifat memerintah, karena adanya campur tangan pemerintah di bidang ekonomi yang melakukan pembatasan-pembatasan atas kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat.
4. SISTEM EKONOMI CAMPURAN ( SOSIALIS DAN LIBERALIS )
  Sistem ekonomi ini merupakan perpaduan antara sistem liberal dan sistem sosialis, yang mengambil garis tengah antara kebebasan dan pengadilan, yang juga berarti garis antara peran mutlak negara/kolektif dan peran menonjol individu. Pada sistem ekonomi campuran, antara pemerintah dengan masyarakat atau swasta bersama-sama untuk ikut meningkatkan kegiatan perekonomian. Pemerintah sebagai pengendali dan stabilisator kegiatan ekonomi, sedangkan masyarakat diberi kesempatan melakukan kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi
5. SISTEM EKONOMI KERAKYATAN
  Sistem ekonomi yang digunakan di Indonesia berdasarkan atas demokrasi ekonomi, artinya produksi dikerjakan oleh semua masyarakat, dan untuk semua dibawah pimpinan atau kepemilikan anggota masyarakat. Kemakmuran masyarakatlah yang DIUTAMAKAN, bukan kemakmuran orang atau seseorang. Sistem ekonomi di Indonesia berdasarkan Pancasila, UUD 1945, serta GBHN, sehingga disebut dengan “Sistem Ekonomi Berdasar Demokrasi Ekonomi Pancasila”

   Perekonomian yang berbeda-beda akibat perbedaan teknologi, kondisi masyarakat, kondisi perekonomian serta kondisi Sumber Daya Manusia menimbulkan dampak yang cukup baik, yaitu adanya hubungan timbal balik / kerjasama antara satu negara ke negara lainnya. Contohnya seperti negara maju membutuhkan bahan baku/mentah dari negara berkembang dan negara berkembang mendapatkan devisa dari hasil ekspor ke negara maju ; negara maju yang membutuhkan tenaga kerja dari negara berkembang dan negara berkembang mendapatkan pengetahuan dari negara maju  atau negara berkembang bisa mendapatkan bantuan/pinjaman dari negara maju. Dengan demikian setiap negara akan saling membantu satu dengan yang lainnya untuk menjadikan negara berkembang menjadi maju dan negara maju menjadi jauh lebih baik lagi

REFERENSI
http://www.zonasiswa.com/2014/07/sistem-ekonomi-pengertian-macam-fungsi.html
http://beristatus.blogspot.co.id/2013/03/macam-macam-sistem-ekonomi-di-indonesia.html




Minggu, 18 Maret 2018

TUGAS 1


Pembangunan Ekonomi ialah suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan penduduk yang disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur ekonomi suatu negara dan pemerataan pendapatan bagi penduduk suatu negara.

Pertumbuhan Ekonomi ialah sebagai “kenaikan jangka panjang dalam kemampuan suatu negara untuk menyediakan semakin banyak jenis barang-barang ekonomi kepada penduduknya; kemampuan ini tumbuh sesuai dengan suatu kemajuan tekonologi, dan penyesuaian kelembagaan dan ideologis yang diperlukannya.

Pembangunan Ekonomi bergantung dari pertumbuhan ekonomi (economic growth) yang dimana pembangunan ekonomi mendorong dalam tumbuhnya ekonomi dan sebaliknya pula, ekonomi memperlancar dalam proses pembangunan ekonomi.

Sedangkan maksud dari pertumbuhan ekonomi ialah suatu proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Negara bisa disebut mengalami kenaikan pertumbuhan ekonomi bila terjadi peningkatan GNP rill di negara tersebut. Dengan adanya pertumbuhan ekonomi merupakan suatu indikasi terhadap keberhasilan dari pembangunan ekonomi.

Jika saya ( misalnya ) sebagai Pengambilan Kebijakan Pembangunan dan mendapatkan 2 pertanyaan tentang memilih yang mana yang penting antara Pemerataan Pembangunan atau Pertumbuhan Ekonomi maka saya memilih Pemerataan Pembangunan. Dikarenakan Pemerataan Pembangunan merupakan suatu usaha/tindakan pemerintah untuk menghasilkan Pertumbuhan Ekonomi yang lebih baik. Tindakan yang saya lakukan terkait dengan pilihan saya :
1.      Membangun sekolah di daerah terpencil dengan biaya semampu orang tua
Sekolah merupakan sarana penting dalam menghasilkan SDM yang berkualitas. Banyak daerah terpencil tidak ada sarana ini dan karena faktor ekonomi, banyak anak-anak yang putus sekolah bahkan tidak bersekolah sama sekali. Pemerintah seharusnya memperhatikan hal ini agar membuat Indonesia ini semakin maju.
2.      Membangun lapangan pekerjaan
Membangun lapangan pekerjaan merupakan suatu tindakan untuk mengurangi pengangguran yang ada di Indonesia dan membuat Indonesia semakin lebih baik.
3.      Mengadakan Pelatihan Wirausaha
Dengan adanya pelatihan ini, maka banyak orang yang berwirausaha. Semakin banyak orang berwirausaha, maka banyak juga lapangan pekerjaan yang tercipta dari orang yang berwirausaha. Ini merupakan antisipasi untuk mengatasi pengangguran di Indonesia.


Referensi :